PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (ISDV)


2 May 2018 | 09:05 WIB

Penyebab Kerion - Peradangan yang Sering Terjadi Pada Kepala Anak

Share:

Anda tiba-tiba menemukan pembengkakan yang menyerupai sarang lebah di kepala anak, timbul nanah dan terkadang disertai demam? Mungkin anak Anda mengalami Kerion yang disebabkan oleh tinea kapitis, yaitu suatu kondisi kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur di rambut dan kulit kepala.

Gejala kerion

sumber gambar: Wikipedia

Umumnya kondisi yang mendasari peradangan atau kerion adalah akibat dari infeksi jamur pada rambut dan kulit. Gejala kerion dapat dilihat seperti berikut ini:

  • Pada kulit kepala dan rambut muncul bintik-bintik bersisik dan bercak-bercak rambut yang pecah di kepala.
  • Kerion muncul dengan benjolan lunak di kulit kepala.
  • Permukaan kerion sering dipenuhi benjolan nanah. Jika tidak diobati, kerion dapat menyebabkan jaringan parut dan rambut rontok permanen (pitak/alopesia).
  • Dapat disertai demam.

Kerion dapat ditangani

Segera konsultasi pada dokter bila anak menunjukkan gejala kehilangan rambut, gatal, dan terdapat bintik-bintik bersisik pada kulit kepala. Jangan tunda terutama bila terdapat benjolan berisi nanah.

Dokter mungkin akan memberikan obat anti jamur yang diminum, karena pada kondisi ini jamur tumbuh jauh ke dalam folikel rambut sehingga obat oles tidak lagi dapat menanganinya. Butuh waktu 6-8 minggu untuk mengobati kerion, biasanya obat yang diberikan mengandung:

  • Griseofulvin
  • Terbinafine
  • Itraconazole
  • Flukonazol
  • Ketoconazole

Seringkali, dokter juga akan meresepkan sampo obat yang mengandung selenium sulfida atau ketokonazol,  untuk mengurangi risiko penyebaran infeksi kepada orang lain.

Jl. Salemba I No.9, RT.4/RW.6, Kenari, Senen
Kota Jakarta Pusat
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
10430