PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (ISDV)


28 March 2018 | 17:33

Tips Merawat Kulit Bayi Prematur

Share:

Normalnya, bayi lahir setelah cukup bulan, yaitu ketika kandungan berusia 38-40 minggu. Bila kelahiran terjadi di minggu ke-37 kehamilan atau lebih awal, maka bayi yang lahir disebut bayi prematur.

Karena lahir kurang bulan, tentunya sebagian besar pertumbuhan dan perkembangan organ tubuh masih belum sempurna, termasuk kulit. Jika bayi lahir prematur, perawatan kulitnya tentu harus mendapat perhatian khusus. Hal ini disebabkan kulitnya yang masih tipis, terlihat lebih bening karena lapisan lemak masih kurang.

Kulit yang sangat merah wajar

Jika bayi lahir prematur, maka ia akan memiliki kulit yang sangat merah. Tak perlu khawatir karena hal ini normal terjadi pada bayi yang lahir kurang bulan, terutama yang lahir sebelum 34 minggu. Kulit tampak merah karena sebenarnya tembus pandang. Menjadi hal yang harus diwaspadai jika mereka sudah sampai di usia yang cukup, warna kulitnya masih belum berubah. Terutama bila diiringi dengan luka dan ruam.

BACA JUGA: Cara Mengenali Penyebab Alergi Pada Kulit Bayi

Ini yang harus dilakukan untuk merawat kulit bayi prematur:

  • Bayi prematur tidak bisa segera dimandikan. Biasanya bayi prematur bisa mandi (tentunya dengan persyaratan tertentu) setelah beberapa hari, atau dokter menyatakan kondisi bayi sudah stabil.
  • Bayi prematur tidak mandi setiap hari. Interval mandi bayi prematur biasanya 4 hari sekali.
  • Gunakan air hangat suam kuku ketika memandikan bayi prematur.
  • Sabun yang digunakan sebaiknya yang lembut dan tanpa busa. Bila perlu, konsultasikan lebih dulu pada dokter.
  • Gunakan pelembab yang sesuai segera sesudah mandi untuk membantu mempertahankan kelembapan kulit
  • Untuk bagian mata, bersihkan menggunakan kapas lembut yang sudah dibasahi air hangat.
  • Bayi prematur biasanya lebih rentan terhadap ruam popok, untuk itu rajin-rajinlah cek popoknya. Segera ganti jika sudah kotor atau melebihi daya tampung.
  • Kulit bayi prematur juga rentan terhadap iritasi. Usahakan untuk memakaikan pakaian berbahan katun lembut. Hindari bahan yang terbuat dari serat sintetis.
  • Segera bawa bayi ke dokter bila sebelum puput, tali pusar mengalami basah, berbau, dan berwarna kemerahan, karena hal ini merupakan tanda infeksi.
  • Setelah bayi menyusu atau minum dari dot, segera bersihkan area kulit mulut untuk mencegah timbulnya infeksi akibat jamur kandida yang bisa terdapat pada dot,atau botol susu yang kebersihannya kurang terjaga.

Penting diperhatikan!

  1. Akan lebih baik bila bayi prematur tidak menggunakan gurita karena pola napas bayi akan lebih dominan pada perut.
  2. Jika kulit bayi prematur iritasi, atau ruam, konsultasikan lebih dahulu pada dokter spesialis kulit dan kelamin, jika Anda ingin mengoleskan salep atau cream anti ruam.
  3. Selalu perhatikan perubahan yang terjadi pada kulit bayi prematur. Waspadai tanda-tanda infeksi pada kulit.

BACA JUGA: Kulit Anak Bercak Kecoklatan Tak Beraturan dan Tidak Hilang, Mungkin Urtikaria Pigmentosa