PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (ISDV)


27 October 2017

Bercak Putih Pada Kulit Anak Haruskah Dikhawatirkan?

Share:

Ketika bayi, ASI dianggap sebagai biang kerok bercak putih di sekitar pipi, mulut, atau lidah. Setelah balita atau usia sekolah, bercak putih yang muncul di sekitar wajah atau bagian tubuh lain dianggap sebagai penyakit kulit akibat malas bersih-bersih. Padahal, bercak-bercak putih pada kulit anak belum tentu karena faktor anak malas mandi, atau pada bayi, sang ibu malas membersihkan wajah bayi setelah menyusu. Bercak putih pada kulit anak walau tidak berbahaya, sebaiknya segera ditangani, karena biasanya akan berpengaruh pada estetika dan membuat anak menjadi kurang percaya diri, terutama untuk mereka di usia pra remaja.

Bercak Putih Pitiriasis Alba

Pitiriasis alba merupakan bahasa Latin untuk bercak putih bersisik yang umumnya berbentuk  bulat atau oval. Bercak berwarna putih tersebut seringnya bersisik yang sangat halus. Untuk diameternya sendiri bervariasi dari 0.5 sampai 2 sentimeter. Pitiriasis alba paling umum muncul di wajah (pipi), leher, dan lengan anak-anak di usia dua sampai enambelas tahun.

Pitiriasis alba merupakan peradangan ringan di kulit dan paling sering terjadi pada anak-anak yang memiliki kulit kering. Pada anak berusia di atas 2 tahun hingga 16 tahun, bercak putih ini biasanya disebabkan oleh paparan sinar matahari secara terus menerus. Keadaan ini sering terjadi pada mereka yang mempunyai riwayat alergi misalnya asma, bersin-bersin kalau dingin atau debu, biduran dan eksim atopik.  Namun, perawatan kulit yang tidak mumpuni bisa menjadi faktor penyebab pitiriasis alba.

Penanganan: Sebelum beraktivitas di luar ruang, oleskan tabir surya khusus anak, minimal 30 menit sebelum keluar. Perhatikan kebersihan kulit dan kesehatan kulit dengan menggunakan pelembap secara teratur setiap selesai mandi. 

Bercak Putih Tinea Versicolor

Tinea versicolor merupakan infeksi jamur ringan yang agak mirip dengan panu. Secara visual, bercak putih ini tampak lebih jelas dibandingkan pitiriasis alba, serta cukup terlihat dengan mata telanjang. Kondisi ini biasanya terjadi pada remaja usia 15 tahun, namun orang dewasa di usia 30 tahun pun terkadang tak luput dari infeksi jamur ini. Masyarakat di daerah panas dan lembap sering terkena infeksi ini, terutama mereka yang berkeringat secara berlebihan, mengenakan pakaian yang ketat, atau memiliki penyakit tertentu yang dapat memudahkan terjadinya infeksi jamur kulit ini.

Penanganan: Segera kunjungi dokter kulit untuk mendapatkan perawatan kulit lebih lanjut. Biasanya dokter kulit akan meresepkan krim anti jamur. Setelah beberapa minggu, bercak putih baru akan menghilang dan warna kulit yang baru akan menyesuaikan warnanya.

Tinea versicolor mudah menyerang kembali, untuk itu, setelah sembuh, baju tidur, seprai dan semua kain yang tersentuh kulit harus segera diganti dan dicuci. Jangan lupa untuk juga menjaga agar kulit tetap kering (tidak lembap) dengan memakai pakaian yang menyerap keringat, dan lebih sering ganti baju dalam bila berkeringat.  

Bercak Putih Vitiligo

Vitiligo merupakan kondisi hilangnya pigmen atau warna kulit dan menimbulkan bercak putih di atas kulit. Hingga saat ini, penyebab dari vitiligo belum dapat dikeathui secara pasti. Di Amerika Serikat saja, anak vitiligo mencapai kira-kira 1 juta orang.

Meski vitiligo bisa muncul di bagian tubuh mana pun, namun kondisi ini cenderung terjadi pada:

  • Bagian tubuh yang terkena paparan matahari seperti wajah atau tangan.
  • Kulit yang memiliki lipatan seperti siku, lutut, atau selangkangan.
  • Kulit di dekat mata, lubang hidung, pusar, hingga daerah genital.
  • Banyak terjadi pada mereka yang bekulit lebih gelap.

Penanganan: Pengobatan vitiligo dapat menggunakan berbagai macam obat topikal dan fototerapi. Segeralah berkonsultasi ke dokter kulit untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.  Oleh karena kulit yang mengalami vitiligo kehilangan melaninnya, area tersebut lebih mudah terbakar oleh sinar matahari. Karena itu, jangan lupa untuk selalu mengoleskan tabir surya khusus anak di area vitiligo.