PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (ISDV)


20 October 2017

Waspadai Selulitis!

Waspadai selulitis!

Share:

Apa Itu Selulitis?

Selulitis adalah infeksi yang terjadi pada kulit dan jaringan lunak di bawah kulit yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus (strep) dan Staphylococcus (staph). Namun tak menutup kemungkinan infeksi ini disebabkan oleh jenis bakteri lain.

Infeksi terjadi ketika bakteri hinggap pada luka atau cidera yang tidak mendapatkan perawatan dengan baik sehingga  berkembang biak pada lapisan dalam kulit dan terjadi proses peradangan. Selulitis dapat terjadi di bagian kulit manapun dan berpotensi menjadi infeksi yang serius.

Pada orang dewasa, selulitis sering terjadi di tungkai bawah, sementara pada anak-anak, selulitis cenderung menyerang wajah atau leher. Tanda-tanda awal selulitis berupa warna kemerahan yang cukup luas pada kulit dengan batas yang tidak jelas, disertai  pembengkakan dan sering ditemukan adanya  nanah. 

Selulitis pada kaki bagian bawah. Sumber: aad.org

Gejala Selulitis

Apabila Anda terkena selulitis, kulit Anda terasa hangat pada area yang merah dan membengkak, disertai nyeri bila ditekan. Anda juga mengalami demam serta pusing atau sakit kepala  sebagai reaksi dari peradangan.

Pada infeksi yang lebih parah, gejala lain dapat timbul pada tubuh seperti rasa sakit yang hebat, mual, mengantuk serta keringat dingin. Beberapa penderita mengalami lecet pada area  kulit yang kemerahan dan  bengkak, bahkan terdapat luka terbuka atau benjolan berisi nanah. Kelenjar getah bening yang terdekat dengan infeksi dapat pula membengkak.

Faktor Risiko Terjadinya Selulitis

Selulitis dapat terjadi pada kondisi-kondisi sebagai berikut:

  • Luka terbuka atau cidera pada kulit seperti luka terpotong, tergores atau luka bakar
  • Gigitan serangga atau hewan
  • Penderita diabetes
  • Infeksi akibat prosedur pembedahan yang baru dijalani
  • Luka atau lesi kulit kronis seperti eksim dan psoriasis

Perawatan dan Pengobatan Selulitis

Terjadinya selulitis sangat berkaitan dengan timbulnya luka. Apabila Anda mengalami gejala-gejala selulitis, periksakan ke dokter spesialis kulit kelamin agar dapat ditangani segera. Infeksi yang ditangani langsung dapat mencegah penyebaran infeksi bakteri lebih luas lagi, dan tentunya lebih cepat pulih.

Selulitis umumnya memerlukan perawatan yang cukup intensif di rumah sakit. Pemberian antibiotik oleh dokter selama 7-14 dapat membantu mengatasi selulitis. Selain itu, lakukan perawatan  untuk membantu meredakan gejala dengan tindakan sebagai  berikut:

  • Istirahatkan area tubuh yang mengalami  selulitis
  • Posisikan bagian yang terinfeksi ke tempat yg lebih tinggi untuk mengurangi pembengkakan
  • Tutup area yang terkena infeksi dengan kasa steril, dan ganti  secara rutin

Seseorang yang pernah mengalami selulitis memiliki risiko lebih tinggi terserang selulitis lagi. Jaga selalu kebersihan terutama jika Anda mengalami luka, dan tangani hingga sembuh sempurna untuk mencegah selulitis datang kembali.