PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (ISDV)


18 October 2017

Apakah Tanda Lahir Bisa Berbahaya?

Kenali jenis-jenis tanda lahir pada bayi.

Share:

Pada bayi baru lahir sering ditemukan tanda lahir atau bercak yang dapat melekat di berbagai wilayah tubuh bayi. Rupanya sangat beragam, baik dari warna, bentuk dan ukurannya. Ada yang berwarna hitam, biru, coklat, kekuningan, merah atau merah muda. Bentuknya ada yang tampak menonjol maupun rata dengan kulit. Ukurannya pun berviariasi, ada yang kecil, besar atau terlihat menyebar di area kulit.

Tanda lahir dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu tanda lahir berpigmen dan tanda lahir vaskular.

Tanda lahir berpigmen

Jenis tanda lahir ini disebabkan adanya lebih banyak pigmen di satu bagian kulit bayi. Tampaknya seperti bercak atau spot. Tanda lahir yang tergolong dalam jenis ini adalah sebagai berikut:

 

Tahi lalat besar pada tubuh.

Tahi lalat besar. Tanda lahir yang paling umum terjadi pada seseorang.  Bentuknya menonjol pada kulit dengan ukuran kecil, sedang atau pun besar. Warnanya bisa coklat, hitam atau serupa dengan warna kulit.

Bercak biru pada bayi yang disebut bercak Mongolia.

Bercak Mongolia. Bila Anda melihat bayi Anda memiliki sekelompok bercak kebiru-biruan atau keabuan pada pantat atau punggung, itulah bercak Mongolia. Umumnya bercak ini akan hilang dengan sendirinya seiring perkembangan bayi. Pada bayi lain bisa hilang lebih cepat atau lebih lambat namun tak lebih lama dari usia enam tahun.

Tanda lahir cafe-au-lait atau noda kopi pada tubuh.

Cafe-au-lait atau noda kopi. Sesuai namanya, tanda lahir ini warnanya menyerupai warna kopi susu yaitu kecoklatan. Umumnya berbentuk oval dengan ukuran kecil atau besar. Jumlahnya bisa tunggal atau banyak. Bercak ini akan hilang saat beranjak dewasa, namun tak jarang bersifat permanen pada kulit. Bila terdapat bercak cafe-au-lait dalam jumlah banyak, sebaiknya periksakan lebih lanjut ke dokter kulit.

Tanda lahir vaskular

Lebih dari 1 di antara 10 bayi memiliki tipe tanda lahir vaskular. Ditandai dengan bercak berwarna ungu, merah muda, biru atau merah yang muncul akibat pembuluh darah yang tidak normal di bawah kulit. Beberapa tanda lahir yang termasuk tanda lahir jenis vaskular, yaitu:

Tanda lahir salmon patches yang terdapat pada dahi dan kelopak mata bayi.

Salmon patches. Bercak tipis berwarna pink atau merah seperti ikan salmon yang terdapat pada kulit. Lebih sering muncul di area dahi, kelopak mata dan belakang leher. Tanda lahir ini disebut juga angel’s kiss atau ciuman malaikat, dan gigitan bangau. Pada umumnya bercak lahir ini akan hilang dengan sendirinya.

 

Hemangioma pada tangan bayi.

Hemangioma. Tanda lahir berupa bercak merah menyerupai buah stroberi yang menonjol ke permukaan kulit. Hemangioma jenis lain yang menyerang ke bagian kulit yang lebih dalam, akan tampak berwarna biru keunguan. Tanda lahir ini muncul sesaat setelah bayi lahir, membesar selama tahun pertama, dan perlahan-lahan mengecil bahkan rata dengan kulit sebelum anak berusia 10 tahun.

Port wine stain atau noda anggur pada area wajah. Sumber: www.aad.org

Port Wine Stain / Noda anggur. Tanda lahir yang cenderung muncul di bagian wajah. Ditandai dengan adanya bercak-bercak berwarna merah muda yang rata dengan kulit disekitarnya.  Bercak ini tidak dapat hilang dengan sendirinya, bahkan cenderung membesar secara proporsional seiring perkembangan anak.

Berbahayakah Tanda Lahir?

Sebagian besar tanda lahir tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya. Namun pada kondisi tertentu, tanda lahir ini membutuhkan perawatan medis, seperti berikut ini:

  • Cafe-au-lait atau noda kopi dapat menjadi tanda adanya penyakit neurofibromatosis dan menyebabkan tumor pada kulit.
  • Hemangioma yang muncul di area mata dapat mengganggu penglihatan.
  • Port wine stain atau noda anggur yang terjadi pada kelopak mata berpotensi menyebabkan gangguan penglihatan. Dokter dapat menyarankan terapi menggunakan metode laser sebelum membesar dan menebal.
  • Tanda lahir yang tidak dapat hilang dengan sendirinya bisa mengurangi rasa percaya diri seseorang terutama bila terdapat di wajah, dengan ukuran yang besar.