PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (ISDV)


09 October 2017

Cara Benar Merawat Penis Anak Yang Baru Disunat

Share:

Khitan atau sunat adalah tindakan membuang kulup atau kulit yang menutupi ujung penis. Pada bayi atau anak, penis yang disunat akan sembuh dalam waktu satu hingga dua minggu. Dahulu sunat hanya dilakukan sebagai kewajiban seseorang dalam agama tertentu saja, tapi dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, diketahui bahwa proses ini dapat mengurangi angka kejadian infeksi pada kaum laki-laki.

Walau pun ini merupakan operasi kecil, tetap harus diwaspadai karena ditakutkan akan timbul gejala-gejala yang mengarah pada infeksi. Walau pun begitu, kasus infeksi setelah sunat sangat jarang ditemukan. Agar semua berjalan lancar, Anda butuh melakukan hal-hal di bawah ini agar penis anak yang baru disunat tidak mengalami infeksi.

Tips merawat penis anak yang baru disunat

1. Jagalah kebersihan penis anak. Cuci lembut penis setiap kali mandi menggunakan air bersih. Pada bayi, setiap kali Anda mengganti popoknya, usap lembut penisnya menggunakan kasa yang direndam air hangat.

2. Umumnya dokter akan memberi salep khusus yang harus diaplikasikan pada luka yang sudah dibersihkan. Hal ini berguna untuk menghindari kerak luka menempel pada popok atau celana.

3. Pakaikan celana atau popok yang longgar agar penis yang disunat tidak terlalu tertekan. Beberapa dokter menyarankan, dalam waktu-waktu tertentu, penis yang disunat sebaiknya dibiarkan terbuka agar lukanya cepat kering.

4. Pada bayi, tentu Anda akan lebih sulit mengerti apa yang ia rasakan. Pertimbangkan dan minta saran pada dokter untuk obat penghilang rasa sakit, jika bayi Anda terlihat sangat kesakitan.

Segera ke dokter bila anak menunjukkan gejala ini

Umumnya luka akibat proses khitan atau sunat akan sembuh dalam 7 hingga 10 hari. Anda perlu memerhatikan hal-hal di bawah ini dalam perawatan lukanya.

  1. Perdarahan yang membasahi dan mengotori kasa/balutan luka. Atau darah berwarna segar yang mengalir terus menerus.
  2. Ujung penis merah dan bengkak.
  3. Anak mengalami demam.
  4. Timbul lecet dan bernanah.
  5. Anak tidak buang air kecil dalam 12 jam setelah disunat.

Yang perlu diperhatikan, walau luka sunat sudah sembuh, ajarkan anak untuk tetap menjaga kebersihan penisnya. Terkadang ada sedikit sisa kulit atau kulup yang tertinggal setelah sunat. Hal ini normal. Tarik sedikit kulit punggung penis dengan lembut, dan bersihkan area di bawahnya. Untuk bayi, orangtua harus terus menjaga kebersihan penisnya sampai ia cukup besar dan Anda bisa mengajarkannya membersihkan penisnya sendiri.