PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (ISDV)


13 October 2017

Begini Cara Benar dan Aman Membersihkan Vagina

Begini Cara Benar dan Aman Membersihkan Vagina

Share:

Aroma kewanitaan menjadi perhatian penting bagi kaum perempuan. Idealnya perempuan menyukai area kelaminnya senantiasa bersih, kesat dan wangi. Demi memenuhi kebutuhan perempuan yang satu ini, produsen produk perawatan vagina berlomba-lomba menawarkan sabun pembersih organ intim yang konon mampu memberi solusi masalah area kewanitaan. Pertanyaannya, apakah membersihkan vagina itu perlu menggunakan sabun? Dan amankah membersihkan vagina dengan sabun?

Menurut dr. Hanny Nilasari, SpKK., area kewanitaan tentu perlu dijaga agar tetap sehat dan terhindar dari berbagai risiko infeksi jamur dan bakteri. Namun cara membersihkannya perlu diperhatikan. Beragamnya produk pembersih vagina yang dijual bebas dengan kandungan dan aroma yang berbeda-beda, bisa jadi membuat Anda bingung harus pilih yang mana.

Sebetulnya vagina secara alami dapat membersihkan dirinya sendiri. Di dalamnya terdapat flora baik sehingga vagina mampu menjaga dirinya. Alaminya, pH vagina pun sudah seimbang. Penggunaan sabun pencuci vagina, apalagi yang mengandung parfum, justru berpotensi mengganggu flora dan pH normal vagina dan memicu iritasi. Organ kewanitaan hanya perlu mendapat sedikit perawatan sederhana.

Berikut ini cara membersihkan vagina dengan benar dan aman

1. Siapkan waslap atau kain lembut, celupkan ke air hangat suam-suam kuku, lalu usapkan ke bagian luar vagina, yaitu area labia dan lipatan-lipatannya. Pastikan air tidak terlalu panas.

2. Penggunaan sabun lunak tanpa kandungan antibakteri dengan pH yang sesuai dengan pH vagina yaitu 3,5-4,5, dapat dilakukan untuk membersihkan vagina bagian luar. Hindari sabun yang mengandung parfum dan alkohol.

3. Bersihkan lipatan di sekitar klitoris Anda dengan lembut.

4. Selanjutnya, cuci vulva dan lubang vagina, dan tak lupa bersihkan juga wilayah selangkangan.

5. Bersihkan area perineum, yaitu wilayah antara vagina dan anus.

6. Terakhir, bersihkan anus. Ingat, wilayah anus harus dibersihkan paling akhir agar sisa kotoran dan bakteri tidak pindah dan masuk ke vagina.

7. Keringkan dengan handuk bersih yang baru.

Bersihkan vagina secara rutin setiap hari sebanyak dua kali, lakukan saat mandi agar lebih mudah. Kenali tanda-tanda bila vagina dalam kondisi tak wajar, dan periksakan diri Anda ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


Baca juga: Penting! Mengenal Keputihan Normal dan Abnormal Pada Wanita