PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (ISDV)


27 September 2017

Perlukah Khawatir Bila Usia Muda Sudah Ubanan?

Share:

Pada dasarnya, ketika rambut mulai beruban, itu artinya folikel rambut yang mengandung sel pigmen yang bertugas menghasilkan melanin kemudian berhenti berproduksi. Saat tubuh berhenti menghasilkan melanin, rambut kemudian berbuah menjadi warna abu-abu, putih, atau bahkan perak. Kebanyakan masyarakat Asia akan mulai memiliki uban di pertengahan usia 30-an.

Bersifat genetik

Nah, masalah uban yang muncul di usia muda ini sebagian besar memang bersifat genetik. Menurut dr. Hanny Nilasari SpKK, ini sebenarnya wajar saja. Rambut di bagian kepala memang lebih aktif dibanding rambut yang tumbuh di area tubuh lain. Jadi sangat mungkin bila rambut di kepala lebih cepat beruban, sementara rambut di area lain tetap berwarna normal. Namun bila 50% rambut beruban sebelum usia 40 tahun, maka hal ini dinamakan uban prematur.

Coba cek lagi garis keturunan Anda, bila banyak yang sudah beruban di usia 20 tahun, itu artinya Anda pun memiliki kecenderungan yang sama.

Akibat kondisi medis

Selain masalah genetik, memiliki uban di usia dini juga dikaitkan dengan kondisi medis tertentu seperti kelainan tiroid, vitiligo, atau kekurangan vitamin B12, dan juga anemia. Untuk vitiligo adalah suatu kondisi autoimun dimana sel-sel yang menghasilkan pigmen (melanosit) hancur, hingga menimbulkan bercak-bercak putih pada rambut dan kulit.

Akibat kerusakan rambut

Rambut yang sering dikeringkan menggunakan hair dryer, disemprot hair spray, terlalu sering dicat, namun tidak dilakukan perawatan yang memadai juga bisa memicu tumbuhnya uban di usia dini. Kondisi kulit yang kotor hingga minyak berlebih juga dapat melemahkan akar rambut. Hal ini menyebabkan suplai darah ke batang rambut terhalang hingga akhirnya membuat rambut memutih.

Perlukah diwaspadai?

Sepanjang tidak diiringi dengan kondisi medis berbahaya, beruban di usia muda sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan. Terutama mereka yang memiliki keturunan tersebut. Namun, beberapa aksi berikut ini diklaim bisa memperlambat munculnya rambut putih:

  1. Perbanyak konsumsi sayur-sayuran yang mengandung vitamin dan mineral penting bagi tubuh.
  2. Gunakan shampoo atau kondisioner ringan yang sesuai dengan jenis kulit dan rambut Anda.
  3. Hindari terlalu sering keramas menggunakan air panas.
  4. Saat keramas, pijat-pijat kulit kepala Anda dengan ujung jari agar sirkulasi darah tetap lancar.
  5. Jika ingin menggunakan produk perawatan rambut, cari yang sedikit mengandung bahan kimia.