PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (ISDV)


26 October 2018 | 18:00 WIB

Lakukan Ini Bila Kuku Anak Anda Terluka

Lakukan Ini Bila Kuku Anak Anda Terluka

Share:

Ketebalan kuku anak berbeda dari orang dewasa. Kuku anak-anak lebih lunak dan tipis dibanding kuku orang dewasa. Bayangkan bila kuku mungil anak Anda terluka karena terjepit pintu, atau terinjak oleh orang dewasa, atau tertimpa benda berat, sakitnya tentu tak tertahankan.

Rasa sakit yang timbul bisa jadi karena adanya pembengkakan dan perdarahan yang tertekan oleh kuku. Ini ditandai dengan perubahan warna kuku menjadi memerah. Selain itu, bisa juga terjadi memar berwarna hitam atau ungu yang terbentuk di bawah kuku.

Bila timbul garis coklat kemerahan di kuku, itu pertanda pembuluh darah di tubuh anak Anda rusak.

Pembengkakan dan perdarahan di bawah kuku dalam waktu lama bisa menyebabkan kuku terlepas. Untuk menghindari hal ini, lakukan hal-hal berikut saat kuku anak Anda terluka.

  • Bersihkan kuku dengan alkohol atau cairan antiseptik.
  • Kompres kuku anak Anda dengan kain dingin atau es untuk membantu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit.
  • Posisikan kuku di tempat yang lebih tinggi dari posisi jantung anak Anda untuk sementara waktu guna mengurangi aliran darah ke area yang cedera, sehingga mengurangi pembengkakan.
  • Minta anak untuk menarik nafas saat merasakan sakit yang luar biasa. Ini efektif untuk membantu meredakan rasa panik sehingga rasa sakit lebih bisa ditahan.
  • Bila pertolongan pertama tidak mengurangi sakit pada kuku, dan terjadi perubahan warna ungu atau hitam pada kuku, Anda bisa menemui dokter. Dokter dapat membuat lubang kecil pada kuku anak Anda untuk mengeluarkan darah yang terkumpul di bawah kuku.
  • Jika darah sudah dikeluarkan, tutup luka bekas lubang kecil dengan plester.

Pada luka atau cedera yang lebih parah, sebaiknya Anda langsung berkonsultasi dengan dokter, terutama bila anak Anda mengalami situasi berikut ini:

  • Timbul infeksi yang ditandai dengan kemerahan, pembengkakan, hangat pada kulit dan kuku yang cedera, bernanah dan demam
  • Jari tidak dapat ditekuk
  • Terdapat tulang yang patah
  • Terdapat luka dalam baik pada kuku maupun pada kulit di sekitar kuku
  • Cedera pada bantalan kuku
  • Terdapat kotoran yang tak dapat dibersihkan sendiri
  • Cedera hingga persendian

Bila terjadi cedera pada kuku anak Anda, pastikan Anda menanganinya dengan tepat dan cepat. Penanganan yang terlambat bisa membuat kuku anak Anda rusak. Anda tentu tidak mau hal itu terjadi, bukan?

Jl. Salemba I No.9, RT.4/RW.6, Kenari, Senen
Kota Jakarta Pusat
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
10430