PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (ISDV)


E-Consultation

  • Penyakit hiv
    2 Jan 2018 | 02:35
    Apa saja yang perlu ditanyakan sebelum mulai tes HIV
    Dan adakah tes HIV di puskesmas di seluruh Indonesia
    Dan apa saja pengaruh dari seringnya onani
    Terimakasih
  • 6 Feb 2018 | 18:20

    Halo.
    Seseorang yang akan menjalani tes HIV tentunya ingin mengetahui banyak hal tentang tes tersebut. Nah, sebelum memulai tes HIV, petugas kesehatan akan melakukan konseling pre-tes, memberikan informasi tentang HIV yang sekaligus bisa menjawab pertanyaan yang muncul, antara lain:
    1. HIV adalah virus yang dapat merusak bagian tubuh manusia yang diperlukan untuk melindungi diri dari serangan penyakit
    2. Tes HIV penting untuk deteksi HIV secara dini, dan dapat menentukan apakah seseorang telah terinfeksi HIV atau tidak
    3. Tes HIV merupakan pemeriksaan darah sederhana
    4. Apabila hasil tes positif, akan diberikan informasi dan layanan untuk mengendalikan penyakit
    5. Hasil tes bersifat rahasia
    Tes HIV dilakukan secara suka rela, tanpa paksaan dan tekanan. Kerahasiaan juga terjamin.

    Di Indonesia layanan pemeriksaan HIV ada di fasilitas kesehatan seperti: di beberapa puskesmas, rumah sakit termasuk rumah sakit swasta, dan juga rumah sakit rujukan.

    Tentang onani atau masturbasi, memang bukan menjadi salah satu cara penularan infeksi menular seksual atau HIV. Tetapi perlu diingat masturbasi yang dilakukan bersama dengan pasangan (dikenal dengan istilah masturbasi mutual) dapat menjadi tidak aman dan berisiko penularan infeksi. Hal ini terjadi apabila salah satunya terinfeksi HIV, kemudian cairan semen/cairan vagina atau darahnya berkontak dengan selaput lendir atau kulit yang lecet dari pasangan masturbasinya.
    Demikian pula, masturbasi yang dilakukan secara berlebihan dapat mengganggu kesehatan fisik maupun psikis seperti:
    1. Lecet dan nyeri pada kulit kemaluan
    2. Bengkak pada kemaluan
    3. Infeksi (akibat penggunaan alat-alat bantu yang tidak terjamin kebersihannya)
    4. Dampak psikis seperti rasa bersalah
    Demikian informasinya.
    Salam sehat.






    Salam,
    Dr. Nurdjannah Jane Niode Sp. KK(K). FINSDV, FAADV

Jl. Salemba I No.9, RT.4/RW.6, Kenari, Senen
Kota Jakarta Pusat
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
10430