PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (ISDV)


E-Consultation

  • apakah pasangan setia bisa terkena hiv dan sipilis?
    21 Dec 2017 | 21:38
    Dok. Saya seorang gay, saya memiliki pasangan lelaki. Kami sering melakukan hubungan sex anal. Saya dan pasangan saya melakukan hubungan sex dengan setia atau tidak pernah gonta-ganti pasangan. Pertanyaan saya apakah ada kemungkinan untuk terjangkit HIV dan Sipilis?
    Trimaksij sebelumnya
  • 6 Feb 2018 | 14:40

    Halo.
    Sebagai informasi, cara penularan infeksi HIV adalah melalui : hubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi, baik secara kelamin dengan kelamin, kelamin dengan anus, kelamin dengan mulut; juga dapat terjadi melalui pemakaian jarum suntik yang telah tercemar HIV karena satu jarum suntik digunakan bersama tanpa diganti (misalnya pada pengguna obat terlarang); ibu pengidap HIV kepada bayinya, baik selama dalam kandungan maupun masa kelahiran; serta darah atau produk darah yang tercemar virus HIV.
    Demikian pula cara penularan sifilis yaitu melalui hubungan seks dengan seseorang yang terinfeksi; ibu kepada bayi yang dikandungnya; dan darah yang telah terinfeksi bakteri penyebab sifilis.

    Pada hubungan seks secara kelamin dengan anus, ada beberapa hal yang perlu dipahami yakni :
    1. Anus cenderung kurang elastis dan tidak menghasilkan pelumas alami. Hal ini berbeda dengan vagina.
    2. Kondisi anus yang demikian bisa menjadi faktor pemicu terjadinya luka/lecet setelah berhubungan. Adanya luka dapat menjadi pintu masuk berbagai infeksi termasuk infeksi menular seksual, seperti sifilis, klamidiasis, infeksi HIV, herpes kelamin, kutil anogenital dan infeksi bakteri lainnya.
    Apabila berhubungan seks secara anal, hendaknya memakai kondom serta menggunakan pelumas yang mengandung bahan dasar air, hindari pelumas yang mengandung minyak. Karena bahan dasar minyak dapat merusak bahkan menyebabkan robeknya kondom.

    Jadi, apabila melakukan hubungan seks yang aman, tidak berisiko, dengan satu pasangan saja, dan baik pasangan ataupun diri sendiri tidak ada yang terinfeksi, disertai pola hidup sehat tanpa narkoba tentunya tidak akan tertular berbagai infeksi.

    Demikian informasi.
    Salam sehat selalu.


    Salam,
    Dr. Nurdjannah Jane Niode Sp. KK(K). FINSDV, FAADV

Jl. Salemba I No.9, RT.4/RW.6, Kenari, Senen
Kota Jakarta Pusat
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
10430